Maha suci dan Maha luhurlah Allah, yang telah menciptakan cahaya NabiNya-Muhammad SAW-dari cahayaNya, sebelum menciptakan Adam dari tanah.
Allah menampakkan keagungan cahaya kekasihnya kepada semua penghuni syurga dan semesta “Inilah adalah kekasihKu, hamba pilihanKu yang paling Kucintai, yang paling agung, dan paling mulia”
***
Saat Allah menciptakan Nabi Adam, para malaikat pun bertanya, apakah yang Kau maksud ini adalah nabi Adam ya Allah?. Allah menjawab "Bukan, tapi karena kekasihku ini, Adam kuberi derajat yang tinggi"
Zaman berganti, lalu Allah utus nabi Nuh. Malaikatpun bertanya, Apakah ia adalah Nuh?, Allah pun menjawab, "Bukan, namun karena kekasihku itu, Nuh aku selamatkan dari banjir yang menenggelamkan, saat keluarga dan kerabat yang melawannya binasa"
Lalu diutus Nabi Ibrohim. Maka para malaikatpun bertanya, apakah dia adalah Ibrohim? Allah pun menjawab: "kerena kekasihku itu, Ibrohim Aku mampukan berhujjah dan mengalahkan para penyembah berhala dan bintang"
Diakah Musa yang Kau Maksud ya Allah, Allah menjawab: "Musa adalah saudaranya, tetapi ini adalah kekasihKu, dan karena kemuliaan kekasihKu musa menerima kalamKu dan menyampaikannya"
Lalu saat Allah mengutus Nabi Isa, dikatakan bahwa malaikatpun bertanya lagi, mungkinkah yang Kau maksud adalah Isa, ya Allah?. Allah menjawab: "Isa-lah yang memeberi kabar gembira akan kedatangannya, seperti penjaga pintu. Jarak antara keduanya begitu dekat"
Serempak para malaikat bertanya, lalu siapakah dia kekasih yang mulia ini, yang Engkau beri pakaian kemuliaan yang begitu agung, Engkau beri kepadanya mahkota kebesaran para nabi dan utusan, dan Engkau berikan imamah kepimpinan atas semua makhluk?
ِAllah menjawab, "dia adalah Seorang Nabi yang aku pilih dari keturunan Luai ibn Gholib. Aku tetapkan padanya ibu dan bapaknya meninggal pada saat ia masih kecil, kemudian kakeknya yang akan merawatnya, lalu dirawat oleh pamannya yang penyayang, (Disadur dari kitab Maulid Ad-Diba'i)
***
Selamat datang bulan Maulid, bulan kelahiran pemimpin alam semesta baik yang nyata dan yang ghoib. Yang tidak ditemukan kata-kata yang dapat mewakili cinta dan kerinduan padanya.
Kepada orang-orang yang rindu hatinya, yang melangit doanya berharap berjumpa dan meminta pembelaannya, namun selalu tergopoh-gopoh amalnya, SELAMAT MEMPERINGATI MAULID NABI, 12 Rabiul Awal, 1448 H.
"Siapa yang mencintaiku, kelak akan Allah kumpulkan bersamaku" (Nabi Muhammad, SAW)
(Khotib/PPNHA)
.jpeg)
Sollu allanabi muhamad
BalasHapus