Kamis, 16 Oktober 2025

RAHASIA BERBAGI

"Bagaimana mungkin aku berani menolak harapan orang yang datang kepadaku, sementara aku sendiri banyak berharap kepada Allah" (Syekh Ramadhan Albutti)

Kalimat yang sederhana dari seorang tokoh Tasawwuf Syekh Ramadhan Albutti, tapi terasa menampar wajah kita yang selama ini masih senang menutup pintu pada orang-orang yang datang mengharapkan sesuatu pada kita,  seperti pada pengemis yang kita abaikan karena nampak masih gagah, atau pada pengamen dan peminta-minta di lampu merah, kita menolak memberikan sekedarnya hanya karena dzon "jangan-jangan uang yang kita berikan digunakan untuk bermaksiat", atau menolak orang yang datang meminjam hutang, hanya karena khawatir  uang kita tidak kembali (padahal bisa saja kita niatkan membantu semampunya tanpa harus menghutangi). 

Bisa jadi  orang-orang itu adalah "ujian situasi" yang sengaja didatangkan oleh Allah untuk menilai seberapa tinggi keegoisan kita yang hanya paham bahasa "meminta" kepada Allah, tapi berat hati untuk "berbagi" kepada sesama hamba/makhluk Allah yang sedang berharap.

"Kecuali kamu sudah tidak berharap apapun kepada Rabb-mu, maka silahkan tolaklah" demikian Syekh Ramadhan memungkasi wasiatnya.  

Nabi kita, Rasulullah Muhammad SAW Bersabda:

السَّخِيُّ قَرِيبٌ مِنَ اللهِ قَرِيبٌ مِنَ الجَنَّةِ قَرِيبٌ 

مِنَ النَّاسِ  بَعِيدٌ مِنَ النَّارِ

 وَالبَخِيلُ بَعِيدٌ مِنَ اللهِ بَعِيدٌ مِنَ الجَنَّةِ 

    بَعِيدٌ مِنَ النَّاسِ قَرِيبٌ مِنَ النَّارِ

 “Orang dermawan  itu dekat dengan Allah, dekat dengan surga dan jauh dari neraka. Sedangkan orang kikir jauh dari Allah, jauh dari surga dan dekat dengan neraka.” (HR Al-Tirmidzi)

إِنَّ الصَّدَقَةَ لَتُطْفِئُ غَضَبَ الرَّبِّ وَتَدْفَعُ مِيتَةَ السُّوءِ

“Sesungguhnya sedekah itu dapat meredam murka Tuhan dan mencegah dari kematian yang tidak baik.” (HR Al-Tirmidzi) 

Allah Swt berfirman:

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ سِرًّا وَعَلَانِيَةً

 فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ 

وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

“Orang-orang yang menginfakkan hartanya pada malam dan siang hari, baik secara rahasia maupun terang-terangan, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada rasa takut pada mereka dan tidak (pula) mereka bersedih.” (QS. Al-Baqarah : 274)

kepada  kalian yang senantiasa gemar berbagi, bersedekah, berinfaq, maka selamat dan berbahagialah, setidaknya ada tiga janji Allah SWT bagi orang-orang yang sering menginfakkan hartanya baik di kala siang maupun malam, sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan.

Pertamaفَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ, mendapatkan pahala dan ganjaran sempurna dari Allah SWT Kedermawanan seseorang akan mengantarkannya memperoleh surga dan kedekatan dengan Allah SWT.

Keduaوَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ, orang-orang yang dermawan tidak akan merasa takut dan khawatir akan azab Allah. Sebab, dengan sedekah dan amal saleh yang ia lakukan menjadi benteng untuk melindunginya dari azab di hari kiamat. 

Ketigaوَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ, mereka akan senantiasa merasakan ketenangan hidup, jauh dari kesedihan dan gundah gulana. Di dunia ia akan merasakan kebahagiaan tersendiri ketika mampu berbagi kepada orang lain, di akhirat kelak ia akan memperoleh kebahagiaan hakiki di sisi Allah SWT.

Bagi kalian yang sementara ini sedang tidak bisa berbagi dengan hartanya, ketahuilah, senyummu pada saudaramu adalah shodaqoh, pemberian maafmu pada yang salah adalah shodaqoh, menjaga hati saudaramu juga shodaqoh. 

(Khotib-PPNHA)


MULIAMU BUKAN KARENAMU, BUKAN KARENA USAHAMU

Seringkali kita merasa bahwa segala kemuliaan dan kehormatan yang kita miliki ini berasal dari usaha kita sendiri. Karena merasa rajin beram...