Senin, 06 Desember 2021

TUHANMU TIDAK MENINGGALKANMU

Dikutip dari Riyadhus Shalihin karya Imam AnNawawi. Berkata Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah SWT berfirman, 'Jika Aku menguji hambaKu dengan dua hal yang dicintainya, kemudian dia bersabar, maka Aku akan mengganti keduanya itu untuknya dengan surga'."

Sabar adalah sebuah amalan penuh keyakinan bahwa kemudaratan dan ketaatan itu tetap memberi manfaat, selalu berkhusnudzon atas kesusahan yang sedang dihadapi. Sabar disebut juga sebagai amalan menundukkan nafsu dan kemalasan.

Rasulullah SAW bersabda, Kesabaran itu ada tiga macam, yaitu sabar dalam menghadapi musibah, sabar dalam menjalankan ketaatan dan sabar dalam menghindari kemaksiatan.

Siapa yang sabar dalam menghadapi musibah sehingga mampu menjalaninya dengan baik, dengan segala ketabahan di hatinya, maka Allah akan mencatat untuknya sebanyak 300 pahala dimana antara satu derajat dengan derajat yang lain seperti jarak antara langit dengan bumi. Siapa yang sabar dalam menjalankan ketaatan, maka Allah akan mencatat untuknya 600 pahala yang antara satu derajat dengan derajat yang lain seperti jarak antara batas dasar bumi hingga puncak 'Arasy. Siapa yang sabar dalam menghindari kemaksiatan, maka Allah akan mencatat untuknya 900 derajat yang antara satu derajat dengan derajat yang lain seperti jarak dua kali antara batas dasar bumi hingga puncak 'Arasy." (HR. Ibnu Hibban)

Ditegaskan oleh Rasulullah SAW, "Tidak ada seorang Muslim pun yang ditusuk oleh duri, atau lebih dari itu (Kemudian ia bersabar) kecuali Allah pasti akan menghilangkan kesalahan-kesalahannya. Sebagaimana pohon yang menggugurkan daunnya." (HR. Bukhari).

Bagi mereka yang bersabar dan berkhusnudzon kepada Allah atas musibah, sungguh mereka tak akan ditinggalkan Allah SWT, melainkan Dia pulalah yang akan menyelesaikan semua ujian hambaNya. Laa Tahzan, Innallaha ma'ana (Jangan bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita)

Kesabaran adalah menahan diri dari kemarahan, 

kesabaran adalah mengendalikan hawa nafsu,

Kesabaran adalah khusnudzon, semua kebaikan dan keburukan adalah atas kehendak Allah, dan baginya tiada kesia-siaan 

Kesabaran adalah tidak akan membalas kedzaliman walaupun ia mampu untuk melakukannya. 

Kesabaran adalah akal sehat, sehingga ia tidak akan terjerumus ke dalam tindakan-tindakan yang dapat merugikan

Kesabaran, adalah ketaatan menjalankan perintah Allah, dan menghindar dari kesenangan yang dilarang

Kesabaran haruslah dimohonkan kepada Allah, karena kesabaran pada hakikatnya adalah anugerah dari Allah, yang dihujamkan kedalam hati orang-orang yang dicintaiNya. 

رَبَّنَآ اَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَّتَوَفَّنَا مُسْلِمِيْنَ

"Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan matikanlah kami dalam keadaan berserah diri kepada-Mu". (Al-A'raf 126)

Aamiin Yaa Robbal alamiin. (Khotib-PP.NHA)



Rabu, 01 Desember 2021

PENTINGNYA ILMU AGAMA

 

Ilmu yang bermanfaat adalah yang sinarnya melapangkan shudur (dada), dan menjadi sabab terbukanya hijab-hijab qalbu, dan sebaik-baik ilmu adalah yang disertai oleh rasa Khosya’ (Takut) kepada Allah SWT. 

"Jika ilmu itu disertai rasa takut kepada Allah maka akan memberi manfaat bagimu, jika tidak ada rasa takut kepada Allah, ia akan berbahaya bagimu dan oranglain" demikianlah diterangkan dalam kitab Washoyal Abaa Lil Abnaa.

Jika engkau menggapai ilmu dengan benar, maka ia akan menjadikanmu mengetahui banyaknya kesalahan-kesalahan pada dirimu, bukan menjadi pemakluman dan pembenaran atas ambisi dan nafsumu.

 Sungguh, Ilmu yang bermanfaat akan mengantarkanmu mengenal Rabb-mu, membimbingmu kepada Ahlaq dan ubudiyyah (penghambaan) kepadaNya, dan membuncahnya sifat ingin terus mengasihi dan memberi manfaat pada semua mahluk, sampai kemudian Allah angkat derajatmu menjadi kekasih-Nya. 

Imam Malik bin Anas Ra. berkata "Bukanlah yg disebut ilmu itu adalah kepandaian atau banyaknya meriwayatkan, tetapi ilmu itu adalah nur (cahaya) yang diturunkan Allah ke dalam Qalb (hati) hamba-Nya, sebagai jalan untuk mendekatkan manusia kepada Allah dan menjauhkannya dari kesombongan diri".

Ilmu yang tidak bermanfaat adalah ilmu yang tidak menimbulkan rasa takut kepada Allah SWT, justru menimbulkan kesombongan dihadapan sesama mahluk, dan menjadi alat pembenaran atas hawa nafsu.

Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya para Malaikat meletakkan sayapnya pada orang yang menuntut ilmu, karena malaikat gemar pada apa yang dituntutnya". Kemudian Rasulullah  saw juga memohon kepada Allah:"Allahumma inni a’uudzubika min ilmin laa yanfa’ (Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat)"

Semoga Allah SWT menganugerahi kita dan anak-anak kita dengan ilmu yang Haq, yang menjadi wasilah bagi kita untuk mengenalNya, menjadi jalan untuk menjadi kekasihNya, dan puncaknya, meraih RidhoNya. Aamiin Yaa Robbal Alamiin 🤲, Wallahu a'lam

(Khotib-PP.NHA)

MULIAMU BUKAN KARENAMU, BUKAN KARENA USAHAMU

Seringkali kita merasa bahwa segala kemuliaan dan kehormatan yang kita miliki ini berasal dari usaha kita sendiri. Karena merasa rajin beram...