Kenapa Harus di Pesantren?
Pesantren bukanlah tempat untuk mengajarkan ketertarikan pada duniawi, di pesantren tidak ada pelajaran cara jitu menjadi kaya raya, atau trik ampuh untuk mendapat kedudukan, atau tips jitu untuk dipuja-puji manusia, yang semua itu umumnya dijadikan sebagai tolak ukur keberhasilan oleh sebagian orang.
Tetapi di setiap ruang-ruang pondok yang berjejal, dalam hiruk pengapnya kamar santri, dalam lelah payahnya menuntut ilmu, serta beratnya menahan rindu, di sana terukir dengan jelas dan kuat bahwa mereka para santri "bersumpah akan menjadi pembela orang tuanya kelak di hadapan Allah!", di saat status sosial, kedudukan, dan kemapanan, tidak mampu menjamin dan membela siapapun di hadapan Tuhannya.
Mari lepas anak-anak kita dengan ridho untuk tinggal dan digembleng di Pesantren, seraya diiringi malam-malamnya dengan doa para orangtua, membekali mereka dengan rizqi yang halal lagi baik, Semoga dengan itu, Allah merahmati dan meridhoi.. 🤲
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
المَالُ هُوَ أَدْنَى دَرَجَاتِ الرِّزْقِ
Harta adalah derajat rezeki yang paling rendah
و العَافِيَةُ أَعْلَى دَرَجَاتِ الرِّزْقِ
Dan Afiyah (kesehatan Dzohir dan Bathin) adalah derajat rezeki yang lebih tinggi,
و صَلَاحُ الأَبْنَاءِ أَفْضَلُ أنْوَاعِ الرِّزْقِ
Dan dikarunia anak-anak yang sholeh adalah yang paling utama dari berbagai macam rezeki
و رِضَا رَبِّ العَالَمِينَ فَهُوَ تَمَامُ الرِّزْقِ
Dan mendapat Ridho Allah Rabb seluruh alam, adalah sempurnanya Rezeki.
(Syekh Mutawalli As Sya'rowi)
________________
PP.NH Alkarimi


