Senin, 29 Januari 2018

JANGAN KAU BELI SURGA DENGAN IBADAHMU



DIRIWAYATKAN oleh Abi Hurairoh, sesungguhnya Nabi Muhammad bersabda "Tidak ada seorang pun yg dimasukkan surga oleh amalnya", sahabat bertanya "Tidak juga Engkau wahai Rasulullah?"
beliau menjawab "Tidak juga aku, kecuali bila Rabbmu melimpahkan rahmat padaku".

Saudaraku,  bukanlah sholat-sholatmu, puasamu, hajimu atau ibadahmu yang lain yang kelak akan menjadi jaminan masuknya dirimu kedalam surga, sebagaimana Rasullullah bersabda bahwa kelak amal ibadah manusia saat ditimbang di yaumul hisab bahkan akan lebih ringan dibanding dengan sayap nyamuk sekalipun, masuknya seseorang ke dalam surga karena Rahmat Allah SWT semata.

Kerjakanlah salat, puasa,  zakat dan berhajilah jika mampu, namun ingatlah itu hanya sebagai perintah Rabbmu, janganlah kau anggap itu cukup untuk membeli surga.

Berbuat baiklah pada semua makhluk baik yang di bumi, di langit,  ataupun yang di air,  kepada manusia,  tumbuhan ataupun kepada hewan,  karena barangkali kasih sayangmu kepada makhluk walau itu seekor semut,  atau penghormatanmu pada tamu, bahkan kepada pengemis sekalipun atau hal-hal kecil lain lah yang justru kelak akan menjadi sabab turunnya rahmat Allah di hari perhitungan kelak.  wallahu A'lam. (Khotib-PPNHA)

MENIPIS


*

MENIPIS

HUJAN gerimis di luar rumah, meruapkan aroma tanah yang menyejukkan... 
Ah, sederas apa hujan turun, setelahnya debu-debu kembali bertebaran dan mayapada kembali kerontang. 

Entahlah, sekarang angin muson sudah tidak menentu datangnya. Padahal kabarnya ini adalah negeri putra Daud 'alaihissalam, dan Allah anugerahkan Muson ini sebagai penanda tentang Sulaiman 'alaihissalam pernah kuasa atas negeri ini...

Diantara hingar-bingar...kitalah debu itu, yang terombang-ambing di mayapada, 
"man laa yadri annahu laa yadri"
seonggok daging yang sesungguhnya tak tahu apa-apa dan tak mengerti apapun tentang rahasia Ilahi esok, dan seterusnya.

"Yaa Rabbii... Anta maqshudii, waridhoKa mathlubii.."
Duhai Tuhanku,  hanya Engkaulah yang kutuju,  dan hanya ridhomu yang kucari... maka Jangan Kau biarkan aku hilang, sunyi sepi, dan sendiri.

Gerimis diluar rumah sudah merintik, rupanya terang hampir datang, Ah, seperti itu pula nampaknya lembaran catatan takdirku di Azzali, yang kini semakin menipis..
Yaa Ilahi, Hanya Ridhomu yang kunanti.. []


(*Khotib-Gua Hiro,2009)
#RamadahanKarim

MULIAMU BUKAN KARENAMU, BUKAN KARENA USAHAMU

Seringkali kita merasa bahwa segala kemuliaan dan kehormatan yang kita miliki ini berasal dari usaha kita sendiri. Karena merasa rajin beram...