Kitab Washoyal Abaa Lil Abnaa, karya Syeikh Muhammad Syakir adalah kitab yang berisi kumpulan wasiat ayah kepada anak-anaknya. Sekiranya setiap ayah mampu memberi nasihat dan wasiat maka seharusnya isi wasiat-wasiatnya adalah sebagaimana yang tertulis di dalam kitab ini. Dihimpun dari kumpulan wasiat ulama-ulama salaf terdahulu. Kitab ini juga menjadi kitab wajib bagi para santri tahun pertama di PP. Nurul Huda Alkarimi. kitab ini seolah menjadi wakil para ayah untuk berwasiat kepada putra-putrinya.
Berikut cuplikan Wasiat penutup dari kitab tersebut :
Wasiat ke 20, Wasiat Terakhir:
ابنيّ : حاسب نفسك على ما فعلت قبل ان يحاسبك مولاك فإذا خلوت بنفسك عند النّوم فاذكر ما صنعت فى يومك وليلتك فإن رأيت خيرا فاحمدالله على توفيقه وإن رأيت شرّا فافزع الى التّوبة والنّدم وعاهد مولاك على ان لا تعود واستغفر ربّك كثيرا ولعلّ الله يقبل توبتك ويغفر لك ما تقدّم من ذنبك
"Wahai anakku, hitung (hisab)lah dirimu dari segala perbuatan sebelum dirimu di hisab oleh Tuhanmu. Apabila engkau berbaring di peraduan hendak tidur, maka ingat-ingatlah apa yang sudah engkau perbuat seharian. Kalau ternyata engkau temukan amal baik, maka ucapkanlah “Alhamdulillah” atas segala curahan pertolongan yang Allah berikan kepadamu.
Apabila ternyata kau temukan banyak berbuat keburukan, maka segeralah bertaubat dan merasa menyesal dengan memperbanyak ucapan “astaghfirullahal’adhiim” kemudian berjanjilah kepada Rabbmu untuk tidak mengulangi perbuatan maksiat. insyaallah dengan jalan memperbanyak istighfar Allah akan menerima tobatmu.
يابنيّ : أكثر من الإبتهال الى الله والدّعوات الصّالحات لنفسك ولأبويك ولإخوانك المؤمنين وقل : ” ربّ اجعلنى مقيم الصّلاة ومن ذرّيّتى ربّنا وتقبّل دعاء ربّنا اغفرلى ولوالدىّ وللمؤمنين يوم يقوم الحساب ” . ” اللّهمّ برحمتك عمّنا واكفنا شرّما أهمّنا وعلى الإيمان الكامل والكتاب والسّنّة توفّنا وانت راض عنّا اللّهمّ اغفرلنا ولوالدينا ولمشايخنا ولإخواننا فى الله تعالى احياء وامواتا ولكفّة المسلمين اجمعين , سبحان ربّك ربّ العزّة عمّا يصفون وسلام على المرسلين والحمد للّه ربّ العالمين
Wahai anakku, perbanyaklah pendekatan diri kepada Allah dan berdo’a memohon kebaikan untuk diri ataupun untuk kedua orang tuamu, juga untuk kawan kawan sesama muslimin dan mukmunin. Bacalah doa dalam surah Ibrahim ini:
” Ya Allah, jadikanlah aku dan anak cucuku orang orang yang tetap mendirikan shalat. ya Allah Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kepada ibu bapakku dan sekalian orang orang mukmin pada terjadinya hisab (hari kiamat).”
Ya Allah curahkanlah rahmatMu kepada kami semua, hindarkanlah diri kami dari segala kesulitan, wafatkanlah kami dalam berpegang teguh kepada iman yang sempurna dan berpegang teguh kepada Kitabullah dan Sunah Rasul serta Engkau ridhai kepada kami. Ya Allah ya Tuhan kami, curahkanlah ampunanmu kepada kami, kepada kedua orang tua kami, guru-guru kami dan kepada kawan kawan seperjuangan kami dalam menegakkan agama-Mu baik yang sudah gugur sebagai syuhada ataupun yang masih hidup, serta curahkanlah ampunan-Mu kepada seluruh kaum muslimin.
“Maha suci tuhanku yang memiliki keperkasaan dari apa yang mereka (kaum kafirin) katakan. Dan kesejahteraan di limpahkan kepada para rasul. Dan segala puji milik Allah Tuhan seru sekalian alam.” (QS. Ash. Shaffaat, Ayat 180-182). "
(Khotib-PPNHA)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar