Profil Pendiri Ponpes Nurul Huda Alkarimi, Mereng Warungpring Pemalang, Jawa Tengah
KH.MACHMUD Bin ABDUL KARIM, lahir pada tanggal 01 Februari 1952, adalah putra ke-3 dari pasangan KH.Abdul Karim dan Ny,Hj. Rustinah. Menjadi siswa angkatan pertama di Madrasah Wajib Belajar/MWB (sekarang dikenal dengan Madrasah Ibtidaiyah/MI) yang didirikan oleh orangtua beliau yang kelak menjadi cikal bakal berdirinya Yayasan Pendidikan Islam Nurul Huda.
Semasa menjadi siswa MWB beliau belajar ilmu agama kepada paman-paman sendiri, diantaranya kepada KH.Abdul Basyir dan KH.Ismail Sarya.
Selepas lulus MWB, kemudian beliau melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Ma'hadut Tholabah, Babakan, Lebaksiu, Tegal dibawah asuhan KH. Isa Mufti dan KH. Abdul Malik dari tahun 1964 sd 1970, sembari juga menempuh pendidikan formal di MTS Agama Islam Negeri dan MA Agama Islam Negeri (MAAIN) Babakan Lebaksiu Tegal.
Selama masa itu beliau juga sempat menimba ilmu agama kepada KH. Said bin Armiya dan KH. Zarkasi Mubaedah di Ponpes Attauhidiyah Giren, Tegal selama sekitar 3 tahun, juga Tabarukan kepada KH.Khozin Mufti, di Ponpes Kupu Dukuh Turi, serta kepada Maulana AlHabib Ahmad bin Hamid bin Syekh Abu Bakar Tegal.
Pada tahun 1970, atas saran dari guru beliau KH. Isa Mufti, beliau melanjutkan pengembaraan keilmuannya di Ponpes Alhidayah Lasem-Rembang, dibawah asuhan Almaghfurlah KH.Ma'sum Ahmad*, (bergelar "Paku Tanah Jawa"), murid dari Syaichona Kholil Bangkalan-Madura, dan murid syech Mahfud Termas Makkah.
KH. Ma'shum Ahmad juga salah seorang mu'assis /Pendiri Jam'iyah Nahdhotul Ulama bersama Hadrotusyeikh KH. Hasyim Asy'arie. Di ponpes Alhidayah Lasem ini beliau menimba ilmu sembari menjadi khadim Mbah Ma'shum Ahmad selama kurang lebih 3 tahun hingga wafatnya sang guru.
Setelah 40 hari wafatnya sang guru, kemudian beliau pamit dari Ponpes Alhidayah Lasem berpindah ke Watucongol, Muntilan untuk beberapa saat tabarukan dengan Mbah Mad.
Kemudian atas saran dari orangtua, beliau melanjutkan pendidikan formal di IAIN kebumen pada fakultas Ushuludin. Namun belum sempat beliau menamatkan studinya, beliau harus menghentikan pendidikan di IAIN Kebumen, kembali pulang ke kampung halaman untuk menerima amanah meneruskan pengelolaan MI Nurul Huda (dulu MWB) karena ketiadaan tenaga pengajar akibat penarikan massal Guru-guru Negeri saat itu, ekses friksi pemilu tahun 1970 an.
Pada tahun 1980, beliau menikah dengan ibu Nyai Hj. Chuzaimah, A.Ma, dimana saat itu ibu Ny.Hj Chuzaimah ditugaskan oleh Pemerintah sebagai ASN Tenaga Gur Bantu pertama di MI Nurul Huda pasca penarikan massal guru-guru ASN beberapa tahun sebelumnya. Dari pernikahan tersebut, beliau dikaruniai 2 orang putra dan 2 orang putri (Dzul Fahmi Marjohan, Umi Hani, Muhammad Khotibul Umam, dan Robiah Al Adawiyah).
Pada tahun 1982, bersama dengan saudara-saudara beliau (KH. Muhammad Idris-Alm, KH Drs.Anshori Masyhuri-Alm , KH.Ma'muri Hasan B.A-Alm, Ust. Mahful Jahuri, Ust. Tamim Abdurrosyid-Alm, dan Ust.Daimun) menginisiasi lahirnya Yayasan Pendidikan, maka pada tahun 1982 secara resmi berdirilah Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nurul Huda, Desa Mereng, Kecamatan Warungpring.
Atas Ridho Allah SWT, berkembangnya waktu Yayasan Pendidikan Islam Nurul Huda, yang dulu pada tahun 1958 bercikal bakal Madrasah Wajib Belajar/MWB (setingkat SR), saat ini telah berkembang menjadi beberapa lembaga pendidikan berbagai jenjang, yaitu:
- TK Nurul Huda (berdiri th 2016)
- TPQ Nurul Huda (berdiri th 2016)
- MI Nurul Huda 01 (berdiri th 1958),
- MI Nurul Huda 02 (berdiri th 1992)
- MTs Nurul Huda (berdiri th 1982)
- MA Nurul Huda (berdiri th 1994)
- Madrasah Diniyah Takhassus (berdiri th 2014)
- Pondok Pesantren Nurul Huda Alkarimi (2013)
Sejak berdirinya hingga Saat ini, lembaga-lembaga pendidikan dibawah naungan YPI Nurul Huda telah menamatkan sekitar 11 ribuan alumni, yang kini telah berkiprah di berbagai bidang.
Bersama istri beliau Nyai Hj.Chuzaimah, beliau mewakafkan beberapa bidang tanah untuk didirikan Pondok Pesantren Putra dan Putri, yang kemudian atas Ridho Allah diberi nama "Ponpes Nurul Huda Alkarimi".
Penambahan "Alkarimi" diniatkan dalam rangka tabarukan dan mengenang jasa orangtua beliau yaitu Almarhum KH.Abdul Karim (wafat 1981) yang dulu juga telah menjadi pewakaf komplek MI Nurul Huda dan MTs Nurul Huda.
Demikian sekilas biografi KH. Machmud Bin Abdul Karim. Pendiri dan Pengasuh PP. Nurul Huda Alkarimi Warungpring Pemalang. Semoga kita bisa mengambil manfaat dan ibrah atas perjalan hidup beliau. Amin. (PPNHA)
____________________
*(Bersambung, Lihat Artikel berjudul "Biografi Mbah Ma'shum Ahmad Lasem, Kisah bermimpi Rasulullah dan Tahu kapan Wafatnya Sendiri", di Blog ini)



MasyaAllh luar biasa perjuangan beliau.. BP KH.. Machmud Bin Abdul Karim... semoga beliau selalu sehat walafiyah,tetap dalam lindungan Allah.. semoga penerusnya Istiqomah dan amanah.. yayasannya berkembang pesat dlm mencetak generasi yg Soleh Solehah.. Aamiiin ya rabbal Aalamiin..
BalasHapusBarokallohu fii umrik KH Machmud Alkarimi, smg sehat selalu sekeluarga, banyak rezeki dan bermanfaat untuk umat islam.
BalasHapusAamiin
Masya allah tabarokallah.....
BalasHapusSemoga keberkahan selalu melimpah kepada beliau KH. Machmud Alkarimi dan juga keluarga di dunia hattal akhirat, aminn....